Spread the love

YOGYAKARTA, – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, DI Yogyakarta, mengimbau peternak untuk mandi dulu atau menjaga kebersihan sebelum masuk ke kandang.

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sampai Rabu (1/6/2022), tercatat 65 ternak suspek penyakit mulut dan Kuku (PMK), 1 di antaranya mati. judi slot gampang menang

Dikatakannya, penyebaran suspek PMK berada di 6 kapanewon, meski demikian, dia tidak menyebut nama kapanewon karena khawatir nilai jual ternak di wilayah itu akan merosot.

Upaya penanggulangan sudah berkordinasi dengan Dinas Perdagangan Gunungkidul. Salah satunya menetapkan kebijakan penutupan seluruh pasar hewan untuk sementara waktu.

“Total ada 11 pasar hewan yang ditutup, tapi detailnya ada di dinas perdagangan,” kata Wibawanti.

Wibawanti berharap peternak yang dari luar atau dari pasar untuk mandi atau membersihkan badan sebelum masuk ke kandang.

Termasuk jika membawa kendaraan harus dibersihkan.

Hal ini lantaran virus PMK mudah menular melalui udara, dan bisa menempel di pakaian atau tubuh manusia.

“Selain itu menjadi budaya baru kandang yang kurang bersih bisa dibersihkan,” kata Wibawanti. Upaya itu, lanjut dia untuk mencegah penularan PMK.

Meski hewan ternak yang terjangkit PMK risiko kematiannya keci, tetapi perlu diwaspadai karena meski tidak mati bisa berpengaruh terhadap berat badan hewan.

Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, sebanyak 11 pasar hewan ditutup sementara, mulai 2-14 Juni 2022.

“Penutupan dilakukan untuk penanggulangan dengan melaksanakan sterilisasi area pasar,” kata Kelik.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.