Spread the love

Jakarta, – PT Transport Jakarta (Transjakarta) menargetkan 100 bus listrik beroperasi di DKI Jakarta pada akhir 2022.

Upaya ini dilakukan sejalan dengan aspirasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai net zero atau zero net emisi karbon pada tahun 2030.

Syafrin Liputo, Kepala Biro Perhubungan DKI Jakarta, mengatakan dalam wawancara terpisah bahwa semua bus Transjakarta akan diubah menjadi bus listrik pada tahun 2030. situs judi slot terbaru

“Jakarta sudah menyatakan bahwa pada 2030, PT Transjakarta akan bertahap dengan kemampuan untuk mengubah semua kendaraan fosil menjadi listrik,” kata Ciavrin.

PT Transjakarta akan mengendarai bus listrik dari Kampung Melayu-Tanah Abang (5F) mulai Rabu ini.

Tiga bus sedang diuji di BRT 5F.

Ceferin mengatakan persidangan berlangsung di jalan yang belum pernah dilalui bus listrik sebelumnya.

Ceferin mengatakan, “Eksperimen sudah dimulai. Kami menyelesaikan dua track yang sudah bekerja, dari Kampung Melayu melalui Tibet hingga Tanah Abang.”

“Saat ini kami mengoperasikan kendaraan rendah emisi di Bundaran Senayen-Sinayan (1P),” kata Beatrice dalam keterangan tertulis, 9 Maret 2022.

Tiga ruas jalan lainnya adalah Jalan Tanah Abang-Terminal Senen (1R), Jalan Blok M-Tanah Abang (1N) dan Jalan Rajunan-Blok M (6N).

Beatrice menjelaskan, bus listrik beroperasi setiap hari mulai pukul 05:00 WIB hingga 21:30 WIB.

“Tarif normalnya 3.500 rupee sekali jalan,” kata Beatrice.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.