Spread the love

Rifdal Ade Jon, pegawai Lapas Kelas II A Ternate – Ternate, didakwa melakukan penganiayaan oleh anggota Dittahti Polda Maluku Utara di Bripka FT.

Rivdahl mengatakan insiden itu dimulai sekitar pukul 15:20 GMT pada hari Sabtu (21 Mei 2022) dan diperintahkan oleh seorang tamu di Konferensi Pemuda KNPI. judi slot gacor hari ini

Pada hari Minggu (22 Mei 2022) Rafdal mengatakan: “Waktu itu saya melamar karena ingin menjadi sopir taksi online.”

Kemudian dia berhenti di tengah jalan.

Kecelakaan itu membuat takut salah satu penumpang Rafale.

Selang beberapa waktu, Rafdal pun diajak lewat.

Tetapi seorang pemuda lain menghentikan sepeda motornya di depannya dan memblokir jalan.

Marah, polisi kabupaten Maluku utara mengendarai sepeda motor dan mengejarnya.

Berharap tidak akan terjadi apa-apa, saya menghentikan mobil dan memarkirnya di jalan.

“Saya berhenti karena sedang bersama penumpang,'” kata Rafdal.

Tak banyak bicara, namun sesampainya di samping mobil, Polsek Maluku Utara langsung melempari wajahnya dengan sekop.

Serangan berulang kali membuatnya tidak bisa melawan.

Tapi dia punya waktu untuk memfilmkan kecelakaan itu.

Kemudian kami kembali ke salah satu objek wisata dan dipersilahkan untuk melanjutkan pengambilan penumpang.

Rafdal kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT.

Laporan diserahkan ke SPKT Polres Ternate dan Polda Maluku Utara pada Minggu dini hari.

Sementara itu, Polres Ternate belum bisa memastikan kabar terkait Rafdal.

Artikel tersebut dimuat dengan judul Tersangka Mabuk, Polda Maluku Utara, Penganiaya Pribka, Narapidana Ternate.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.