Spread the love

JAKARTA, – Kejaksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan pengganti mantan Direktur Divisi Pengawasan II Fakih Usman dan Wakil Direktur Divisi Perdata.

Fakih dinyatakan bersalah korupsi di PT dan Esquita Kariya melakukan pekerjaan palsu untuk subkontraktor di berbagai proyek.slot online terpercaya 2022

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, “Direktur Keuangan KPK Andrei Priandono telah menyetorkan dana sebesar Rp 1,2 miliar dari total santunan sebesar Rp 5,9 miliar melalui Biro Keuangan KPK sebagai pembayaran pengganti di kas negara.” Melalui keterangan tertulis, Jumat (10/6/2022).

Ali mengatakan kejaksaan KPK terus bekerja untuk mengumpulkan para napi sehubungan dengan pembayaran dana alternatif.

Menurut dia, terpidana akan melunasi kewajiban membayar uang pengganti dengan cara mencicil.

“KPK terus berupaya untuk memulihkan asetnya, termasuk pengumpulan denda dan kompensasi keuntungan spoiler,” kata Ali.

KPK mengeksekusi Fakih Usman pada Kamis, 20 Mei 2021 (20 Mei 2021) di Lapas Sukhamisken (La Paz) Bandung, Jawa Barat.

Faqih divonis enam tahun penjara oleh hakim dan denda 200.000.000 rupee dengan syarat tidak membayar denda, yang harus diganti dua bulan penjara.

Mantan pegawai negeri Wasquita Kariya juga dihukum lebih lanjut berupa ganti rugi sebesar 5.970.586.037 rupee, kurang dari sebulan setelah keputusan itu menjadi sah.

Namun, jika pembayaran tidak dilakukan dalam tenggat waktu, properti akan disita atau dilelang untuk menutupi dana pengganti.Kegagalan membayar dana pengganti akan mengakibatkan hukuman penjara hingga dua tahun.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.