Spread the love

Jakarta, – Federasi Indonesia Bersatu (KIB) mulai menabuh genderang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Koalisi Partai Golkar, Partai Rakyat, dan Partai Persatuan Pembangunan, diumumkan pada 12 Mei, menandatangani nota kesepahaman untuk pembentukan koalisi pada Sabtu (4.24.4).

KIB berkomitmen untuk bersinergi dalam pemilihan presiden mendatang. Namun aliansi mengatakan terbuka jika pihak lain ingin bergabung. info slot gacor

KIB belum membeberkan nama calon presiden (capres) yang akan diambil alih sejauh ini. Kita akui KIB terbuka untuk semua nama selain pengurus Golkar, PAN dan PPP.

Presiden PPP Suharso Munwarba mengatakan pada pertemuan Majelis Nasional KIB di Senayan, Jakarta pada hari Sabtu: “Aliansi Aliansi Indonesia tidak sensitif terhadap kandidat di luar koalisi (perpanjangan) selama kita melaksanakan apa yang kita sepakati dengan suara bulat.” . .

KIB menyebut nama Ganjar Pranowo. Seperti diketahui, Gangar adalah kandidat kuat untuk pemilihan presiden 2024 karena peluangnya yang tinggi untuk mencalonkan diri.

Namun persaingan internal PDIP antara Ganjar dan Direktur DPP PDIP Puan Maharani diketahui menghambat jalan para penguasa di Jawa Tengah.

Tak heran, keberadaan UIA dipandang sebagai sarana yang dirancang untuk membawa Janjar ke fase presidensial 2024.

Apalagi, KIB dituding dibentuk untuk memenuhi keinginan Presiden Joko Widodo mencalonkan diri dalam pemilihan presiden mendatang.

Selain itu, Budi Arie Setiadi, Ketua Kelompok Relawan Projo, hadir dalam Musyawarah Nasional KIB.

Budi terlihat solid saat duduk bersama Golkar, PPP dan petinggi PPP. Ia bahkan sempat bekerjasama dengan elite partai saat mengumumkan pembentukan kerja sama tiga partai.

Manuver ini juga dianggap berkah dari Jokowi, yang tergabung dalam KIB, serta calon Ganjar Pranowo.

Pada akhir Mei, PAN mengungkapkan bahwa Aliansi Indonesia Bersatu terbuka untuk mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai presiden.

Namun, Salih Bartonan Dulay, Ketua Fraksi PAN, mengatakan koalisinya masih menunggu tindakan dari PDI-P, partai yang saat ini menaungi Ganjar.

Pemprov Jateng Ganjar Pranowo memberikan arahan kepada Pj Dirut Kabupaten Jepara pada Selasa (31/5/2022).

Isyarat PAN mendukung Ganjar itu disiarkan Sabtu di acara Reli Nasional KIB.

Pemimpin Partai Buruh India Zulkifli Hassan mengatakan KIB telah secara terbuka menyebutkan nama-nama calon presiden, termasuk Ganjar, dalam pemilihan presiden 2024.

Zulhas mengatakan Zulhas yang akrab disapa Zulkifli, “Orang-orang bertanya apakah itu orang luar (KIB). Mungkin ini koalisi Ganjar Pranawu (Gangar Pranawu, Gubernur Jawa Tengah).” .

Zulhas juga kemungkinan akan mempromosikan Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk pencalonan presiden Aliansi Indonesia Bersatu, menurut Zulhas. KIB belum membahas nama-nama capres, sehingga peluang masih terbuka lebar.

Zulkifli berkata, “Ada yang bertanya apakah ini koalisi adas? Bisa. Bagaimana bisa? Karena kita belum membahas capres dan cawapres.”

Namun, Zulkifli mengatakan KIB juga mempertimbangkan nama-nama internal partai sekutu, seperti Ketua Umum Golkar Irlanga Hartarto dan Ketua Umum PPP Suharso Munwarva.

Belum lama ini, Jokowi mengisyaratkan akan mendukung pencalonan Gandjar sebagai presiden pada 2024.

Dalam Konferensi Aksi Nasional V Projo (Rakernas) yang digelar Sabtu (21 Mei 2022) di Magellan, Jawa Tengah, Jokowi meminta para relawan untuk tidak terburu-buru ke Pilpres 2024, meski figur yang mendapat dukungan berada di tengah. .

Beberapa pihak mengaitkan pernyataan Jokowi dengan Genzar yang saat itu sudah menghadiri Konferensi Aksi Nasional.

Kehadiran Budi Ari Setiadi, presiden Relawan Progo, ke Majelis Nasional tampaknya mendukung klaim bahwa Jokowi memberkati pencalonan Ganjar melalui pembentukan dan koalisi KIB.

Direktur Eksekutif Standar Politik Indonesia Adi Praetno mengatakan kepada , Minggu (6 Mei 2022) bahwa “tidak peduli tuduhan itu, KIB telah menjadi pusat politik yang bersedia menampung calon presidennya sendiri.”

Udai mengatakan, “Sehubungan dengan kedatangan Bode, tudingan KIB yang menyebut ‘Istana’ semakin kuat. Karena Bode hanya relawan, bukan ketua partai politik.”

“Apapun gelarnya, LBP dan Budi adalah Jokowi,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmed Kharul Umam, Sekretaris Jenderal Institute for Democracy and Strategic Issues (INDUSTRIGIC), mengatakan KIB dibentuk untuk mengakomodir agenda politik Jokowi untuk mendorong Genjar di Pilpres 2024.

Sejauh ini, PDI-P belum memastikan apakah Ganjar atau Putra Mahkota Puan Maharani akan dipindahkan.

Dikatakannya, keberadaan KIB ini merupakan “boneka politik istana” dan “sekoci” untuk mengakomodir agenda kepentingan politik Presiden Jokowi, apalagi jika DPP menolak mengangkut jahe di Pilpres 2024. Dikatakan mirip dengan , Senin (22-06-05).

Jika benar demikian, Imam mengatakan ada konflik kepentingan yang serius antara pihak PDI-P, Jokowi, dan anggota KIB, di bawah kepemimpinan Megawati Sukarnoputri.

Klaim ini diperkuat dengan hadirnya tokoh relawan pendukung Jokowi (Projo) dan Luhut Bensar Panjaitan dalam acara KIB yang tak sengaja mengulurkan tangan Jokowi.

“Dengan kata lain, KIB adalah ‘alat perang’ untuk melawan masuknya politik ke PDIP jika Presiden Jokowi tidak mencalonkan Janjar pada pemilu 2024,” kata Awam.

Menurut Umam, adanya aliansi Indonesia bersatu menegaskan perpecahan internal dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

Jokowi, di sisi lain, tampak bersemangat untuk mendorong ganggar dalam pemilihan presiden mendatang. Di sisi lain, ada arus politik yang kuat di kalangan elite dan kader Partai Demokrat Progresif Jawa Tengah yang menolak pencalonan Gangar.

Loyalis Puan Maharani seperti Bambang, Wrianto dan Trimedia Pangaitan secara terang-terangan mengkritik ambisi Ganjar untuk menjadi presiden sebagai salah satu alasan penolakannya.

Jadi Eom tidak menyangka Jokowi akan putus dengan Partai Demokrat di Pilpres mendatang.

Dosen Universitas Paramadina tersebut mengatakan, “Dalam konteks ini, PDIP harus mengantisipasi pergerakan parpol yang kemungkinan berada di persimpangan jalan menuju ‘2024’.”

Bedoy mengatakan dalam sebuah diskusi pada hari Sabtu (6 April 2022) bahwa “Jika kita berada di Pasukan Sekutu, tidak ada yang akan memuatnya, apalagi menjadi sekoci.”

Bidwi menegaskan, pihaknya juga menghormati Partai Golkar yang berusaha mencalonkan Presiden Erlanga Hartarto sebagai presiden.

Menurut Bedoy, identifikasi calon presiden dan wakil presiden oleh KIB masih jauh.

“Jadi, jauh dari definisi atau klasifikasi sekoci. Masih jauh. Saya kira masalah ini diciptakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.