Spread the love

JAKARTA, – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari mengatakan honorarium bagi pejabat atau pejabat Penyelenggara Pemilihan Umum yang mendukung pemilihan umum 2024 mendatang akan meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2019.

Haseem mengatakan, pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu telah mencapai kesepakatan untuk menaikkan gaji anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara menjadi Rp1.500.000 dari sebelumnya Rp500.000. game judi slot online

Hasim mengatakan dalam paparannya di Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Indonesia (DPD RI) pada Selasa (24 Mei 2022) bahwa total anggaran untuk pemilihan umum 2024 telah mencapai Rp 76,6 triliun.

Dari jumlah tersebut, anggaran untuk sumber daya manusia saja mencapai Rp 36,68 triliun, hampir setengahnya.

Anggaran tersebut terdiri dari Rs 29,76 triliun sebagai biaya untuk organisasi yang ditunjuk yang berpartisipasi dalam pemilihan 2024 dan Rs 6,93 triliun sebagai gaji atau tunjangan kinerja untuk staf Sekretariat KFU.

Alokasi biaya agen adalah Rs 5.270 miliar untuk memperbarui data pemilih, Rs 144,13 triliun untuk pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu, dan Rs 24,34 triliun untuk pemungutan suara dan penghitungan.

Sementara anggaran logistik pemilu 2024 ditetapkan sebesar Rp 21,24 triliun.

Anggaran logistik terbesar yang digunakan untuk pemungutan dan penghitungan suara adalah Rp 11,12 triliun.

Sisanya Rp 4,29 triliun akan digunakan untuk koreksi hasil pemilu, Rp 597 triliun untuk periode pemilu, dan Rp 5,2 triliun untuk operasional kantor.

Selain kebutuhan logistik dan tenaga kerja, KPU mengalokasikan Rp12,6 triliun untuk fungsi penganggaran organisasi, Rp1,1 triliun untuk fungsi penganggaran teknologi informasi (TI) dan sisanya Rp17,59 triliun untuk fungsi penganggaran kegiatan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.