Spread the love

JAKARTA, – Partai Golkar mengatakan, bangsa Indonesia sangat kehilangan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif yang meninggal dunia pada hari ini/5/20 (2)

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengenang Buya Syafii sebagai tokoh besar dan Seorang negarawan. aplikasi slot gacor

“Bangsa Indonesia sangat kehilangan tokoh besar dan negarawan, Buya Syafii Maarif,” kata Ace kepada wartawan, Jumat.

Ace menuturkan, Buya Syafii Maarif adalah satu dari sedikit cendekiawan muslim Indonesia yang memiliki prinsip teguh.

Buya dinilai memiliki keteguhan dalam membawakan pandangan islam dengan kebangsaan dan keIndonesiaan.

Di sisi lain, Buya juga dikenang sebagai sosok intelektual yang lurus dan sederhana.

“Memiliki prinsip yang jelas dan tegas tentang kemajemukan Indonesia,” tambah Ace.

Selain itu, Buya juga disebut tokoh pluralis yang salalu menyuarakan nilai-nilai keislaman yang berkesesuaian dengan kemajemukan dan demokrasi.

Di atas hal itu, Partai Golkar mengenang Buya sebagai sosok yang juga guru bangsa.

Sebelumnya, kabar duka datang dari Yogyakarta di mana Buya Syafii Maarif meninggal dunia.

Buya meninggal pada usia 86 tahun sekitar pukul 10.15, hari ini di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman.

Sebelum meninggal, Buya Syafii dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping sejak Sabtu (14/5/2022) akibat mengalami sesak napas.

Kondisi mantan Ketum PP Muhammadiyah periode 1998-2005 itu sempat membaik dan tidak begitu sesak napas.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.