Spread the love

– Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) terus menggalakkan pengelolaan laut yang berkelanjutan.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mendorong peran Akademi Masyarakat Ikan dan Laut (AKKP) dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), inovasi kelautan dan perikanan.

AKKP Wakatobi merupakan salah satu satuan pendidikan Kementerian Kelautan, Perikanan, dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan. daftar slot online 2022

Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Teringono mengatakan pihaknya mendukung berbagai kegiatan AKP dalam mewujudkan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

Ia juga memuji salah satu inovasi AKKP Wakatobi, yaitu budidaya alga ramah lingkungan dengan menggunakan batok kelapa sebagai pelampung.

Hal itu disampaikannya saat Conquer mengunjungi kampus AKKP Wakatobi di Sulawesi Tenggara pada Rabu, 8 Juni 2022 (8 Juni 2022).

Kemudian Trugono menyatakan dukungannya terhadap program-program AKP lainnya.

Program ini mencakup latihan One Man One Mangrove dan latihan One Man One Coral yang mendukung lari Blue Carbon.

Selain lisan, Trenguno menandatangani lamaran secara tertulis.

Dalam hal yang sama, Direktur Pusat Pendidikan Perikanan Laut (Kapusdik KP) BRSDM Bambang Suprakto mengatakan, AKKP memberikan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi dan penyadaran “metode koral pohon”.

Pelatihan dilakukan oleh AKKP dalam rangka restorasi terumbu karang di perairan pesisir Desa Matahura, Kecamatan Wangi Wanji Selatan dan Wakatobi.

Bambang menjelaskan, sistem pendidikan departemen pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan menerapkan sistem pendidikan vokasi melalui pendekatan education factory dengan tingkat praktik 70% dan teori 30%.

Bambang menambahkan, lulusan tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi dan pengalaman.

Biaya kuliah untuk lulusan didukung oleh negara.

Sementara itu, Direktur AKKP Heru Santoso menambahkan, AKKP menjalankan dua program penelitian yaitu konservasi laut dan ekowisata.

Dia mengatakan lulusan konservasi telah mendapatkan Sertifikat Profesional Penyelam Perairan Terbuka A1, Sertifikat Penyelaman Petualangan Lanjutan A2, dan Rencana Pengelolaan Cagar Akuarium.

Hero menjelaskan, “Sementara ini lulusan ekowisata bahari telah memperoleh sertifikasi pemandu, ekowisata, petualang selam A2, dan penyelam open water diver A1.”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.