Spread the love

Jakarta – Dokter Haji Indonesia (KKHI) Tim Eva Delsi dari Biro Kesehatan Makkah dr Eva Delsi, Sp. Dia mengingatkan ibu Hajjaj untuk tetap minum air putih untuk menghindari dehidrasi parah.

Dr Eva menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda panas yang menyesakkan, yang membuat jemaah haji Indonesia seringkali tidak menyadari bahwa tubuh mereka mengalami dehidrasi.

Dehidrasi dalam tubuh tidak hanya berdampak pada kondisi kulit atau bibir yang kering, pecah-pecah, tetapi juga dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius, terutama pada cuaca panas dan lembap. slot online deposit pulsa

Jamaah harus minum air secara teratur, makan tepat waktu, dan menggunakan alat pelindung diri (APD), termasuk masker, sepatu, payung, dan semprotan wajah, meskipun tidak haus.

Dia lebih sering minum, tetapi karena cuaca dan kelembaban di Tanah Suci, orang percaya tidak akan buang air kecil sebanyak itu. Oleh karena itu, jamaah diminta untuk tidak menunggu haus, tetapi minum air secara teratur.

“Jangan lupa minum di malam hari. Disarankan minum sebelum tawaf, setelah tawaf, sebelum saai, dan setelah saai.

Juga, jamaah harus mengikuti instruksi penjaga untuk tidak memakai sepatu.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.