Spread the love

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pada hari Minggu kemarin bahwa semua orang tentunya harus khawatir dengan penyebaran wabah cacar monyet (Monkeypoxi) baru-baru.

demikian, Penasehat Keamanan Nasionalnya, Jake Sullivan berharap kepada publik bahwa AS memiliki vaksin yang relevan untuk mengobati virus tersebut. slot gacor

Dikutip dari laman The Guardian, Senin (23/5/2022), selama kunjungan resminya ke Korea Selatan, Biden mengatakan bahwa dirinya belum memperoleh informasi tentang tingkat penularan virus tersebut.

demikian, ia meminta semua warganya untuk tetap mewaspadai virus yang umumnya menyebar di wilayah Afrika Barat dan Tengah itu.

Mereka belum mengabarkan kepada saya tingkat paparannya, namun itu adalah sesuatu yang harus diperhatikan semua orang. .

Awalnya, ia menyebut pemerintah AS sedang menjajaki kemungkinan vaksin untuk melindungi orang dari virus tersebut.

Namun kemudian Penasehat Keamanan Nasionalnya, Jake Sullivan mengatakan AS memiliki vaksin yang tersedia untuk digunakan melawan Monkeypox jika diperlukan.

Sementara itu, Pejabat di Pusat Pengendalian Penyakit Federal sebelumnya mengatakan bahwa orang yang terkena Monkeypox, yang memiliki masa inkubasi lambat, dapat diberikan vaksin cacar yang ada untuk mengurangi tingkat keparahan penyakit.

Perlu, pernyataan pertama tentang wabah virus langka ini muncul setelah beberapa hari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Monkeypox dapat menyebar melalui kontak kontak dan menyebar melalui kontak. pertemuan besar.

“Apa yang terjadi sekarang adalah bahwa Monkeypox telah masuk ke populasi sebagai bentuk seksual, sebagai bentuk genital, dan menyebar, seperti halnya infeksi menular seks selanny di telah saya ” kata Penasehat WHO, David Heimann.

Memasuki hari Minggu kemarin, otoritas kesehatan masyarakat Eropa telah mengkonfirmasi sekitar 80 kasus di sembilan negara Eropa, bersamaan dengan AS, Kanada, dan Australia.

50 kasus lainnya yang turut diingat infeksi juga menunggu konfirmasi.

Di AS, pejabat kesehatan Massachusetts mengkonfirmasi kasus pertama penyakit itu di negara bagian tersebut pada Rabu lalu.

Pasien itu baru saja dari Kanada.

Seorang penduduk Kota New York pada akhir pekan lalu juga dinyatakan positif terkena virus yang menyebabkan Monkeypox.

Pusat Pengendalian Penyakit federal AS pun pada Sabtu lalu masih menganggap apakah penyakit itu memang benar ada.

Virus ini berasal dari pembohong, termasuk hewan pengerat dan primata, namun kadang-kadang dapat berpindah ke manusia, dengan sebagian besar kasus dilacak di Afrika tengah dan barat.

Virus ini dapat menimbulkan gejala seperti demam, nyeri tubuh, kedinginan dan kelelahan.

Monkeypox kadang muncul di AS, termasuk beberapa tahun lalu, saat beberapa orang kembali ke AS setelah berpindah ke Nigeria.

Orang dengan kasus yang parah juga dapat mengalami dan lesi berisi nanah di wajah, telapak tangan, dan bagian tubuh lainnya.

Virus ini tidak menyebar secara mudah di antara orang-orang, namun penularannya dapat terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, luka cacar, menyentuh pakaian atau tempat tidur yang telah diamati dengan cair kon ter kita droplet ta selamataminasi dengan cair.

Pejabat kesehatan AS telah menegaskan bahwa Monkeypox lebih sulit menyebar, sehingga lebih mudah untuk ditahan dibandingkan virus corona (Covid-19).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.