Spread the love

SORONG, – Pengadilan Negeri Makassar memvonis enam terdakwa dengan hukuman 20 dan 18 tahun penjara atas penyerangan di Maybrat Papua Barat, Distrik Aifat Selatan, dan Posko Kisor Korami dalam sidang pada Selasa (31/5/2022).

Terdakwa yang divonis 20 tahun penjara adalah MY, AK dan RY. Sedangkan terdakwa MS, AW dan AY divonis 18 tahun penjara. info slot pragmatic

Keenam terdakwa ini dijerat dengan pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) 1 KUHP tentang pembunuhan dengan sengaja.

Jaksa Agung dan tim penasihat hukum terdakwa menyampaikan pendapatnya dalam menanggapi majelis hakim.

Eko Norianto, Kasat Reskrim Kejaksaan Negeri Sorong, membenarkan keenam terdakwa divonis masing-masing 20 dan 18 tahun penjara.

Saat dihubungi pada Selasa malam (31/5/2022), Eko Norianto mengatakan: “Ya, terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 terhadap Pasal 55(1)(1) KUHP”.

Sebelumnya, jaksa mendakwa MY, AK, dan RY dengan hukuman penjara seumur hidup. Sementara itu, para terdakwa MS dengan nama samaran Peles, AW dan AY divonis 20 tahun penjara.

Sebagai referensi, penyerangan terhadap Pos Koramil Kisor terjadi pada tanggal 9 September 2021 sekitar pukul 03.00 WIB.

Sekitar 50 orang diduga terlibat dalam penyerangan oleh kelompok Goliath Tebuni.

Empat tentara tewas dan dua terluka dalam insiden itu.

Serangan itu juga membuat takut penduduk setempat.

Warga dari 24 desa di wilayah Eifat Selatan dan Eifat Timur dievakuasi ke hutan segera setelah serangan di darat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.